A. Paragraf Narasi Ekspositorik
Paragraf Narasi Ekspositorik adalah paragraf yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan para pembaca mengenai suatu cerita dan kisah yang ditulis berdasarkan kejadian dan peristiwa yang sebenarnya. Pada umumnya narasi ini menceritakan tentang kisah kehidupan seseorang yang diceritakan dari ia kecil sampai saat ini atau sampai saat terakhir dalam kehidupannya.
➤ Ciri-ciri Narasi Ekspositorik :
1. Menggunakan bahasa yang logis.
2. Ditulis berdasarkan fakta yang ada.
3. Tidak ada unsur sugestif.
4. Dan bersifat objektif.
➤ Contoh :
Sejak Sabtu (15/9/2018) hingga Minggu (16/9/2018) hujan deras mengguyur Kota Medan. Hal ini menyebabkan aktivitas masyarakat di Kota Medan harus terganggu karena genangan air yang melanda beberapa kawasan di kota tersebut. Derasnya curah hujan dan tersumbatnya parit adalah penyebab utama dari kebanjiran dikota tersebut. Tersumbatnya parit yang disebabkan oleh sampah membuat air hujan meluap dan menyebabkan banjir. Genangan air yang cukup tinggi sekitar dengkul kaki orang dewasa. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, banjirnya kota ini membuat banyak pengendara yang rugi karena mesin kendaraan mereka terkena genangan air.
B. Paragraf Narasi Sugestif
Narasi Sugestif merupakan teks narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu,menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat.
➤ Ciri-ciri Narasi Sugestif :
2. Menggunakan majas/gaya bahasa.
3. Bersifat mengajak pembaca masuk pada cerita penulis.
4. Bersifat fiktif.
➤ Contoh :
Di pagi hari yang cerah,tepatnya dihari senin. Mataku enggan terbuka untuk menyambut hari ini dan tubuhku selaras dengan mataku ia pun enggan untuk bangkit dari tidur nyenyakku. Dibenakku langsung saja terbayang betapa sibuknya hari yang akan kulalui ini mengingat padatnya jadwal perkuliahanku.
Ingin hati semoga saja hari cepat berlalu,namun aku pun tersadar aku bahkan belum memulainya. Bagiku libur akhir pekan sungguh waktu yang sangat singkat dan kurang untuk mengistirahatkan tubuh dan pikiranku dari kewajiban,rutinitas yang padat dan tugas-tugas perkuliahan yang sudah menumpuk dan yang menjadi tanggung jawabku.
Berangkat pagi kekampus dan harus pulang malam ke rumah? sungguh aku enggan untuk memulainya .