Rabu, 05 Desember 2018

Contoh Tulisan Feature

 Ciri Khas Masyarakat Tanah Jawa pada perayaan 17 Agustusan 


      Bagaimana perayaan 17 Agustusan di daerahmu ? wah , pasti tidak lepas dari nuansa merah putih yang menjadi  icon dalam perayaan ulang tahun Republik Indonesia ini bukan ? dan juga disertai dengan upacara penaikan bendera di pagi hari dan penurunan bendera di sore harinya , belum lagi perlombaan-perlombaan yang menarik, disuguhkan untuk semakin memeriahkan perayaan tersebut, antara lain lomba lari karung, lomba tarik tambang, dan yang paling banyak di tunggu-tunggu  adalah lomba panjat pinang. Tidak terlepas dari nuansa dan perlombaan-perlombaan diatas, desa kami Tanah Jawa memiliki sesuatu yang unik dalam perayaan Tujuh belasan ini. Upss, nama Desanya Tanah Jawa namun bukan berarti letaknya di daerah Pulau Jawa  dan bukan berarti yang menempati daerah ini adalah Suku Jawa . berbanding terbalik dengan namanya, desa kami ini terletak di daerah Pematang Siantar dan mayoritas penduduknya adalah Suku Batak. Hal unik pada perayaan Tujuh Belas Agustus di desa kami adalah "Tradisi Mangalomang"  yang arti dalam Bahasa Indonesia nya adalah Melemang. 
     Tradisi Mangalomang ini merupakan tradisi turun temurun dari tetua yang pertama menempati kampung tersebut namun masih di lestarikan bahkan selalu rutin dilakukan masyarakat di desa itu. Tradisi ini dilakukan selain melestarikan budaya namun juga sebagai pendukung kekompakkan di desa tersebut, dimana saat selesai memasak Lemang mereka akan makan bersama dengan tetangga samping rumahnya, biasanya akan bergabung sebanyak 3 keluarga yang bertetangga dalam satu rumah yang disepakati menjadi tuan rumah, begitu juga dengan masyarakat lainnya didesa itu. Mereka akan meluangkan waktunya seharian untuk berkumpul dan bercerita satu sama lain, mereka juga tidak sungkan meninggalkan segala pekerjaan mereka karena menurut mereka ini adalah momen paling ditunggu-tunggu dan sangat sayang bila dilewatkan.
    Lemang buatan masyarakat didesa ini juga terkenal dengan kelezatannya, sampai-sampai tak jarang juga banyak orang dari daerah lain datang berkunjung ke desa kami demi membeli Lemang hasil masakan masyarakat didesa kami.kami juga berharap semoga dengan terjaganya tradisi ini semakin mempererat tali persaudaraan diantara masyarakat yang tinggal dalam satu desa, dan kami juga sangat mengapresiasi apa bila banyak orang dari daerah lain yang ingin berkunjung kedesa kami untuk melihat kekompakkan dari masyarakatnya dan untuk membeli Lemang hasil dari masyarakat desa kami.